Thursday, January 27, 2011

Moya Dayen Limited Signs Memorandum of Understanding With Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar, Indonesia

http://www.reuters.com/finance/stocks/keyDevelopments?symbol=MOYA.SI
Monday, 1 Nov 2010 08:52am EDT

Moya Dayen Limited announced that it has on October 27, 2010 signed a Memorandum of Understanding (MOU) with Perusahann Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar to undertake a Build-Own-Operate-Transfer (BOOT) scheme to construct, expand and/or improve the supply of drinking water to the City of Makassar (Project). The Project will consist of two phases. Phase 1 will involve the construction and operation of a water treatment plant with a capacity of 43,200 m3/day for a period of 20 years. Phase 2 will involve the construction and operation of a second water treatment plant with a capacity of 43,200 m3/day and further expansions, upgrading as well as enhancement of the existing distribution network owned by PDAM Kota Makassar. Under the terms of the MOU, MoyaDayen is designated as the initiating party for this Project until the Project is awarded. As the initiating party, MoyaDayen will carry out a feasibility study in the form of a Work Plan & Budget in respect of the construction and operation of the Project and preparation of the Request for Proposal (RFP) documents for PDAM Kota Makassar and the Mayor of Makassar to initiate a tender process. In the event that MoyaDayen is awarded the Project, Moya Dayen will proceed to negotiate and sign a BOOT Agreement and other related agreements as required with PDAM Kota Makassar to implement the Project.

PDAM Makassar dan Investor Singapura

PDAM Makassar Dijual ke Singapura
http://makassar.tribunnews.com/read/artikel/147642/pdam-makassar-dijual-ke-singapura

Tahap Pertama Layani Tamalanrea- Biringkanaya ; Bangun Instalasi Baru ; Pelanggan Khawatir Tarif Lebih Mahal ; Kontrak Karya 20 Tahun, DPRD Tak Dilibatkan

ilustrasi
Artikel Terkait:

* Jangan Ulangi Kesalahan

Kamis, 27 Januari 2011 | 10:26 WITA

Makassar, Tribun - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar secara diam-diam "dijual" kepada investor asal Singapura, Moya Dayen Limited. Perusahaan ini termasuk salah satu pengembang dan kontraktor instalasi air ternama di Asia.

Managing Director Moya Dayen Limited, Simon A Melhem, bertemu langsung dengan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Balai Kota Makassar, Rabu (26/1).
Perusahaan asal Singapura ini akan membangun instalasi baru PDAM, Build-Own-Operate-Transfer (BOOT), di Tamalanrea dan Biringkanaya.
Proyek pembangunan dilakukan dua tahap. Tahap pertama pembangunan istalasi air dengan kapasitas 43.500 meter kubik per hari. Perjanjian kerja sama tahap pertama ini untuk kontrak selama 20 tahun.
Untuk tahap kedua tidak dijelaskan rincian waktu kerja sama. Dikutip di situs Moya Dayen Limited, hanya disebutkan tahap kedua berupa pembangunan instalasi baru dan pengembangannya di semua jalur distribusi air milik PDAM.
Juga tidak disebutkan nilai investasi perusahaan ini. Mekanisme pembagian profit antara Moya Dayen dan PDAM juga tidak tercantum dalam naskah kerja sama.
Tertutup
Pertemuan di Balai Kota Makassat berlangsung tertutup. Hadir, antara lain, Dirut PDAM Tadjuddin Noer, Asisten II Pemkot Burhanuddin, Badan Pengawas PDAM Makassar Prof Dr Aminuddin Ilmar, Direktur Teknik PDAM Abdul Rahmansyah pertemuan tertutup ini.
Agenda pertemuan juga tidak tercantum dalam agenda wali kota yang rutin dilansir Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot kepada wartawan yang bertugas di balai kota.
Ilham, Tajuddin, dan Aminuddin enggan berkomentar panjang mengenai kerja sama ini. "Pada prinsipnya, kita welcome terhadap investor yang tertarik menanamkan modalnya di Makassar," kata Ilham singkat.
Sementara Tajuddin bahkan menyebut pertemuan tadi baru sebatas penjajakan kerja sama. "Kami masih mendengar konsep yang ditawarkan investor tersebut. Kami akan diskusikan kembali dengan seluruh stakeholder PDAM," kata Tajuddin sebelum meninggalkan balai kota.
Daerah Timur
Sementara Rahmansyah menyatakan jika proyek ini disetujui, kebutuhan air bersih di Makassar akan teratasi. "Perusahaan ini bisa memproduksi hingga 1.000 liter air per detik. Kalau ini terealisasi, masalah air bersih di kota ini teratasi," kata Rahmansyah.
Daerah timur Makassar menjadi prioritas pembangunan instalasi air ini karena daerah ini termasuk jarang mendapat pasokan air bersih. Rata-rata keluhan air bersih yang muncul di hotline public service Tribun Timur, 0816252233, berasal dari kawasan ini.
Sementara Ilmar belum mau berkomentar karena masih menunggu hasil survei dan visibility study langsung ke lapangan. Naskah MoU yang dipublikasikan pihak Moya tidak mengatur secara spesifik lokasi pembangunan instalasi baru.
MoU
Namun hasil penelusuran Tribun di situs resmi Moya Dayen Limited, www.moyadayen.com, kerja sama PDAM-Moya sudah dipatenkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU). MoU diteken langsung Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Singapura, 27 Oktober 2010 lalu. Sebagian materi perjanjian dipublikasikan di situs Moya Dayen. Di antaranya pihak Moya akan ke Makassar melakukan studi kelayakan sebelum menyusul proposal anggaran
Kedatangan direktur eksekutif perusahaan multinasional ini, Simon A Melhem, ke Makassar menunjukkan keseriusan bentuk kerja sama ini.
Simon didampingi seorang stafnya. Keduanya meninggalkan ruang pertemuan lebih dahulu. Tajuddin, Ilmar, dan Rahmansyah menyusul beberapa menit kemudian.
800 Proyek
Moya Dayen Limited berada di bawah bendera Moya Holding Company BSG. Perusahaan multinasional ini sudah eksis sejak 1986 dan mengerjakan lebih 800 proyek intalasi air bersih di Malaysia, Kamboja, China, Timur Tengah, Papua Nugini, Turkmenistan, serta Uzbekistan.
Sebagai perbandingan, pertengahan tahun 2010 lalu, Moya Dayen Limited memenangkan tender senilai 36,46 juta Dolar AS, setara Rp 324 miliar (kurs Rp 9) dari Phnom Penh Water Supply Authority (PPWSA), semacam PDAM-nya Kamboja, untuk mengerjakan instalasi air tahap kedua di Phnompeng.
PPWSA melayani lebih 1,3 juta penduduk di ibu kota Kamboja tersebut. Tahap pertama pembangunan instalasi air di kota tersebut juga dimenangkan Moya Dayen Limited dengan nilai kontrak 13 juta Dolar AS. PPWSA merupakan salah satu perusahaan air milik pemerintah yang terbaik di Asia bahkan dunia. PDAM milik Kerajaan Kamboja ini menyabet penghargaan perusaaan air minum terbaik dunia, Stockholm Industry Water Award 2010 di Swedia.
Kebocoran Air
Saat ini, PDAM Makassar memililiki lima instalasi penjernihan air (IPA) dengan total kapasitas produksi air bersih sebanyak 2.430 liter per detik. Dengan kapasitas tersebut, sesuai data 2008, produksi air bersih sebanyak 70.446.065,27 kubik. Namun terjual atau menjadi uang/rekening sebanyak 35.663.051 kubik atau 50,63 persen dari total produk air bersih. Terdapat kehilangan air sebanyak 34.783.014 meter kubik atau lebih 49 persen.
Wali Kota selaku pemilik perusahaan pelat merah ini berulang kali meminta jajaran direksi untuk menekan tingkat kebocoran ini untuk memaksimalkan laba.
Pelanggan yang paling dominan adalah golongan rumah tangga sebanyak 128.121 SL atau 91,22 persen. Selebihnya adalah pelanggan instansi pemerintahan, niaga dan komersil sebanyak 10.704 SL atau 7,62 persen. Instansi sosial yang dilayani sekitar dua persen dari total sambungan. Tahun 2010 lalu, PDAM membuka 5.000 sambungan baru.
Kubota Jepang
Kerjasama PDAM dengan investor asing ini bukan kerja sama pertama. PDAM juga sedang masuk tahap penjajakan dengan produsen mesin pertanian dan pipa air asal Jepang, Kubota.
Ilham pernah berkunjung ke kantor The Kubota Jepang Corporation di Chiba, kurang lebih 40 kilo meter dari Tokyo, akhir tahun lalu.
Kubota rencananya akan merevitalisasi sistem kebocoran pipa 25 persen dari 49 persen kebocoran air PDAM. Kubota mengambil profit dari hasil efesiensi kebocoan air PDAM selama 10 tahun.
PDAM Makassar sampai saat ini menjangkau 692.308 jiwa penduduk dari 1.139.822 jiwa total penduduk Kota Makassar atau 62,22 persen.
Dari jumlah tersebut 59,42 persen dilayani melalui pipa, sisanya 2,8 persen dilayani melalui nonpipa. Namun tingginya tingkat kebocoran air yang mencapai angka 49 persen membuat suplai air tidak maksimal ke semua pelanggan.
Pipa PDAM mulai diameter 50 mm sampai 1.000 mm dengan panjang pipa keseluruhan 2.701.233,45 Meter. Perwakilan Kubota bahkan telah berkunjung ke Makassar dan melakukan survei.
Menurut Tajuddin, kerja sama dengan investor asing ini sebagai bukti komitmen direksi PDAM untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
DPRD Kaget
Sejumlah anggota DPRD Makassar yang dikonfirmasi perihal kerjasama PDAM-Moya ini kaget. Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Sri Rahmi, mengaku baru mengetahui penandatanganan MoU ini.
"Saya baru tahu dari Anda. Barangkali kerja sama itu kebijakan owner," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. PDAM merupakan mitra kerja Komisi bidang Ekonomi dan Keuangan ini. "Siapapun yang diajak kerja sama, tidak ada masalah sepanjang untuk memaksimalkan pelayanan ke pelanggan dan meningkatkan profit," kata Sri Rahmi.
Namun Sri mengingatkan agar kerja sama ini jangan lagi mengulang kasus PDAM dengan PT Traya Tirta untuk pengadaan meteran air. Kerja sama ini nyaris berakhir di meja hijau karena dugaan korupsi. "Asal jangan mengulang kasus PT Traya," lanjutnya.
Sementara legislator Partai Golkar Abd Wahab Tahir menyayangkan kerja sama diam-diam ini. "Kalau kerja sama itu benar, ini harus kita awasi. Selain dilakukan secara diam-diam juga jangan sampai merugikan daerah," kata Wahab.
Dia menilai salah satu kekurangan PDAM karena manajemen yang tidak transparan. "Masa kontrak karya selama itu tidak dikonsultasikan ke dewan. Nanti kalau ada masalah rakyat akan menyalahkan dewan. Ini sama sekali di luar pengetahuan kita," lanjutnya.

Protes Masyarakat
Sosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr M Darwis MA DPS, khawatir pengelolaan PDAM oleh perusahaan asing akan menimbulkan gejolak karena perusahaan ini sudah puluhan tahun melayani masyarakat.
"Protes akan muncul karena semua sudah tahu kalau perusahaan asing pasti harga barang atau jasanya naik. Artinya, tarif air akan naik. Pelanggan akan terbebani," jelas Darwis.
Menurutnya, masyarakat atau pelanggan sudah lama protes kalau tarif air naik karena air adalah sumber daya alam yang diperoleh secara gratis. Masyarakat pun selalu berdebat.
"Dulu yang menjadi masalah adalah pelayanan perusahaan tersebut kurang baik. Terlebih lagi pengelolaan keuangannya tidak transparan padahal ini perusahaan publik. Kalau sudah dikelola oleh pihak asing mungkin saja pelayanannya akan lebih baik. Tapi kalau dijual, perlu diperjelas lagi tujuan penjualannya," jelas mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel ini.
"Apakah karena mau meningkatkan kualitas air? Atau karena sumber daya manusia Indonesia tidak sanggup mengelola perusahaan ini?," tambahnya.
Menurutnya, bila sumber daya daerah ini tidak mampu lagi dikelola maka menjadi masalah besar. Padahal Indonesia masih memiliki sumber daya handal yan dan mampu bersaing secara global.
"Kalau pihak asing hanya dijadikan sebagai konsultan, itu sudah lumrah. Konsultan sama saja dengan menyewa tenaga kerja ahli. Masa tidak ada tenaga ahli dari negeri sendiri?
Kalau pengelolaannya penuh ke pihak asing, masalah besar," jelasnya.
Sejumlah warga yang dihubungi juga khawatir bila perusahaan untuk hajat hidup orang banyak ini beralih ke tangan investor asing.
"Pasat kami khawatir harga air PDAM akan naik karena investor pasti mau uangnya cepak kembali," kata Ny Salmah, warga salah satu perumahan di Jl Sunu, Makassar.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan Ny Sari Bulan, warga Tamalanrea. Apalagi, daerah ini akan menjadi daerah pertama yang dilayani oleh investor Singapura tersebut.
(sur/jum)


Tribun Timur
Lebih Interaktif, Lebih Akrab

Friday, January 7, 2011

Uraian tugas Jabatan

Pengurus Pusat Jamiyah Khalwatiyah Syekh Yusuf al Makassary

Periode 2010 - 2014


 

Fungsi:

  1. Ketua Umum:

Adalah penanggung jawab dan kordinator umum dalam pelaksanaan tugas

    tugas intern dan ekstern organisasi yang bersifat umum.

  1. Ketua Bidang Organisasi:

Penanggung jawab dan kordinator kegiatan pembinaan anggota, pembinaan

aparat organisasi dan kegiatan pembinaan anggota.

  1. Ketua Bidang Da'wah / Kerohanian:

Ketua Bidang Da'wah / Kerohanian adalah penanggung jawab dan kordinator

kegiatan dalam bidang da;wah dan komunikasi umat.

  1. Ketua Bidang Ziskaf (Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf):

Penanggung jawab dan kordinator kegiatan dalam bidang Zakat - Infaq –

Shadaqoh dan Wakaf.

  1. Ketua Bidang Humas dan Penerbitan:

Penanggung jawab dan kordinator kegiatan dalam bidang Hubungan

masyarakat dan Penerbitan.

  1. Ketua Bidang Kepemudaan:

Penanggung jawab dan kordinator kegiatan dalam bidang Pemuda.

  1. Sekertaris Jenderal:

Penanggung jawab dan kordinator kegiatan dalam bidang Data Pustaka dan

Ketatausahaan di tingkat Pusat.

8. Sekertaris Bidang Organisasi:

Bertugas atas nama sekjen untuk kegiatan Keorganisasian untuk membantu

Ketua Bidangnya ditingkat Pusat

9. Sekertaris Bidang Da'wah / Kerohanian Bertugas atas nama sekjen

untuk kegiatan Keorganisasian untuk membantu Ketua Bidangnya ditingkat

Pusat

10.Sekertaris Bidang Ziskaf Bertugas atas nama sekjen untuk kegiatan Ziskaf

(Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf) untuk membantu Ketua Bidangnya

ditingkat Pusat.

11. Sekertaris Jenderal Bidang Humas dan Penerbitan dan Kepemudaan

Bertugas atas nama sekjen untuk kegiatan Keorganisasian untuk membantu

Ketua Bidangnya ditingkat Pusat

12.Bendahara umum adalah:

Penanggung jawab dan Kordinator Kegiatan Bidang Keuangan dan

perlengkapan

13.Bendahara adalah:

Bertugas atas nama bendahara umum dalam Pengelolaan Administrasi

Keuangan dan perlengkapan organisasi di tingkat Pusat.

14. Bidang Keorganisasian

Adalah Kordinator Operasional dari kerja Keorganisasian pembinaan anggota,

pembinaan aparat organisasi dan kegiatan pembinaan anggota.

15. Bidang Da'wah/Kerohanian     

Adalah kordinator kegiatan dalam bidang da;wah dan komunikasi umat.

16. Bidang Ziskaf (Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf)

Adalah koordinator kegiatan dalam bidang Zakat - Infaq - Shadaqoh dan

Wakaf.


 

17. Bidang Humas dan Penerbitan

Adalah Koordinator kegiatan dalam bidang Hubungan masyarakat dan

Penerbitan.

18. Bidang Kepemudaan

Adalah Koordinator kegiatan dalam bidang Pemuda.


 

Wewenang dan Tanggung Jawab:

Wewenang dan Tanggung Jawab Ketua Umum:

  1. Bertanggung jawab penuh atas kelangsungan dan kinerja Jam'iyah
  2. Mengesahkan pertanggung jawaban kepanityaan Jam'iyah
  3. Mengasahkan laporan keuangan Bendahara.
  4. Menandatangani administrasi dan surat surat berharga Jam'iyah
  5. Senantiasa berkordinasi dan berkonsultasi Dewan Syuro / Mursyid


 

Wewenang dan Tanggung Jawab Ketua Bidang

Ketua Bidang Keorganisasian :

  1. Mendorong terciptanya mekanisme organisasi secara sehat dan dinamis
  2. Mendorong terciptanya pengembangan dan pendataan potensi anggota serta kualitas organisasi
  3. Melakukan upaya upaya terbentuknya sikap dan disiplin jamaah terhadap seluruh ketentuan organisasi
  4. Mendorong terwujudnya suasana dan iklim yang kondusif sesama jamaah.
  5. Mengupayakan terbentuknya pengurus wilayah dan cabang di seluruh tingkatan.
  6. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.


 

Ketua Bidang Da'wah/Kerohanian     

  1. Mengembangankan pola kajian yang kontinyu dalam mengali pemikiran yang bermanfaat dalam berbagai segi kehidupan umat islam.
  2. Meningkatkan penggalangan seluruh kekuatan umat islam.
  3. Mengembangkan syiar Islam serta mendorong terwujudnya serta menjawab kebutuhan pemecahan masalah keumatan dan kebangsaan
  4. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.


 

Ketua Bidang Ziskaf (Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf)

  1. Mengupayakan terwujudnya penyaluran Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf terhadap umat yang membutuhkan.
  2. Mendorong terciptanya kesadaran terhadap Zakat - Infaq - Shadaqoh dan Wakaf terhadap umat.
  3. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.


 

Ketua Bidang Humas dan Penerbitan

  1. Mengupayakan terwujudnya hubungan masyarakat yang intens.
  2. Mensosialisasikan informasi Jam'iyah secara internal.
  3. Mengupayakan terwujudnya penyusunan dan pengumpulan materi materi da'wah yang diselenggarakan oleh Jam'iyah.
  4. Mewujudkan Penerbitan Materi Da'wah di media cetak dan media elektronik terhadap umat.
  5. Mengupayakan terwujudnya komunikasi antar umat dan organisasi Islam.
  6. Mengkoordinir informasi organisasi Jam'iyah di tingkat wilayah dan cabang .
  7. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.


 

Ketua Bidang Kepemudaan

  1. Mengupayakan terwujudnya partisipasi antar organisasi kepemudaan.
  2. Mengkoordinir Kepemudaan organisasi Jam'iyah di tingkat wilayah dan cabang .
  3. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.


 

Wewenang, tugas dan Tanggung Jawab:

Bidang Kesekertariatan

  1. Mengupayakan terwujudnya pengaturan pengelolaan surat menyurat yang meliputi :
    1. Prosedur surat keluar dan surat masuk
    2. Prosedur Pengadministasi pengarsipan surat
    3. Membuat format – format untuk bahan rapat.
  2. Menyusun daftar inventarisasi Jamiyah termasuk asset secara berkala
  3. Mempersiapkan konsep konsep sambutan dan materi kegiatan internal jam'iyah
  4. Mempersiapkan / mengagendakan acara keprotokoleran.
  5. Mengupayakan kelengkapan administasi eksternal Jam'iyah
  6. Menyusun skejul pertemuan internal Jam'iyah
  7. Mewakili Ketua Umum dalam acara acara / kegaitan tertentu bila Ketua Umum berhalangan.
  8. Menandatangi surat keluar dan surat lainnya yang bersifat strategis.


 

Tugas Kebendaharaan

  1. Menyusun rencana anggaran dan pengeluaran Jam'iyah
  2. Mengelola sumber sumber penerimaan Keuangan Jam'iyah sesuai ketentuan yang berlaku.
  3. Menetapkan administrasi keuangan setiap penerimaan dan pengeluaran
  4. Mendorong usaha yang dapat menghasilkan dana untuk kepentingan Jam'iyah.
  5. Mengupayakan pengaturan, pemeliharaan, perbaikan dan penambahan kelengkapan Jam'iyah.
  6. Membuat laporan keuangan Jam'iyah secara berkala.


 

Tugas Sekertaris

  1. Mewakili Sekertaris Jenderal bila berhalangan
  2. Menandatangi surat surat interen bila Sekertaris jenderal berhalangan
  3. Membantu kelancaran semua kegiatan Sekertaris Jenderal.


 


 

                             Ditetapkan di Makassar,


 

                        Pada tanggal: 05 Jumadil ahir 1431 H.

                         19 Mei 2010 M


 


 

Ir. Andi Muhammad Tobo Hairuddin, MBA

Monday, December 20, 2010

1. Bersikap proaktif

2. Berpikirlah dalam setiap tindakan.

3. Utamakan yang utama (First Thing First)

4. Berpikir dan bersikap menang-menang

5. Cobalah untuk terlebih dahulu mengerti orang lain sebelum dimengerti orang lain

6. Wujudkan sinergi

7. "Asahlah gergaji" atau biasakan melakukan pengembangan diri

Tuesday, December 14, 2010

zikir akbar

Lirik lagu daerah di Negara Indonesia

Si Patokaan - Provinsi Sulawesi Utara


Sayang sayang si patokaan
Matego tego gorokan sayang
Sayang sayang si patokaan
Matego tego gorokan sayang
Sako mangemo tanah man jauh
Mangemo milei leklako sayang

Yamko Rambe Yamko - Provinsi Papua / Irian Jaya


Hee yamko rambe yamko aronawa kombe
Hee yamko rambe yamko aronawa kombe

Teemi nokibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade
Teemi nokibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade

Hongke hongke hongke riro

Burung Tantina - Provinsi Maluku / Ambon


Sio tantina burung tantina
mati dipanah Raja Nirwana
Sio tantina burung tantina
mati dipanah Raja Nirwana
Sakitnya bukan sakit penyakit
Khabarnya datang dari Sri Rama
Sakitnya bukan sakit penyakit

Lir Ilir - Provinsi Jawa Tengah

Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira
Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir


 


 

Suwe Ora Jamu - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Suwe ora jamu
Jamu godhong tela
Suwe ora ketemu
Ketemu pisan gawe gela
Suwe ora jamu
Jamu godhong tela
Suwe ora ketemu
Ketemu pisan gawe gela

Keroncong Kemayoran - Provinsi DKI Jakarta / Betawi


La la la la la la la laaa
Laju laju perahu laju
Jiwa manis indung di sayang
La la la la la la la la laaa
Laju sekali laju sekali ke surabaya

Belenong di pinggir kali
Dengan Keroncong senang sekali

Ayo Mama - Provinsi Maluku / Ambon


ayam hitam telurnya putih
mencari makan di pinggir kali
sinyo hitam giginya putih
kalau ketawa manis sekali

ayo mama, jangan mama marah beta
dia cuma cuma pegang beta
ayo mama, jangan mama marah beta

Tanase - Provinsi Maluku / Ambon


e tanase tanase bay bay
e tanase tanase tanase tikam matae
juru mudi tomang putar haluan
e tanase tanase timbul di bulan bulan

e tanase tanase tanase tikam matae
yang pawela panggayoh panggayoh hasa hasa


 


 

Pepaya mangga Pisang Jambu


Pepaya mangga pisang jambu
Dibawa dari pasar minggu
Disana banyak penjualnya
Dikota banyak pembelinya

Papaya buah yang berguna
Bentuknya sangat sederhana
Pasanya manis tidak kalah
Membikin badan sehat segar

Buka Pintu - Provinsi Maluku / Ambon


buka pintu buka pintu, beta mau masuke
siolah nona nona beta, adalah di mukae
beta panggil tidak menyahut, buka pintu juga tidak mau
siolah nona beta mau masuke he he he he

buka pintu buka pintu, beta mau masuke

Anak Kambing Saya - Provinsi Nusa Tenggara


mana dimana anak kambing saya
anak kambing tuan ada di pohon waru
mana dimana jantung hati saya
jantung hati tuan ada di kampung baru

caca marica he hei
caca marica he hei
caca marica ada di kampung baru

Tokecang - Provinsi Jawa Barat / Sunda

Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang sapependil kosong

Aya listrik di masigit meuni caang katingalna
Aya istri jangkung alit karangan dina pipina

Tokecang tokecang bala gendir tosblong


 


 

Pinang Muda - Provinsi Sumatra


Pinang muda pinang muda dibelah dua
Pinang muda pinang muda dibelah dua
Manik-manik sekepal digenggam berkilau bersinar merembah
Sekepal
Manik-manik sekepal digenggam berkilau bersinar merembah
Dari muda ke tua petuah jangan diubah

Rek Ayo Rek - Provinsi Jawa Timur


Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan
Rek ayo rek rame rame bebarengan
Mangan tahu jadhi campur nganggo timun
Malam minggu gak apik dhigawa nglamun
Ngalor ngidur liwat took numpak motor
Masih untung nyenggal nyenggol ati lega

Sansaro - Provinsi Sumatera Barat / Padang


Usah dikanalah juo cinto kito nan lamo
Bia denai kok sansaro mandi si aia mato
Sadah kok dikana kini
Sadiah kasiahlah dipadu oi kanduang
Usah dikanalah juo dinto kito nan lamo
Sansai juo sansai juo oi iyo lah sansai

Saturday, October 23, 2010

Cara mencari peluang praktik cerdas oleh Donor Asing

Untuk mendapatkan praktik cerdas dapat melalui seleksi tertulis bagi semua pelaku pembangunan di KTI. Beberapa metode dilakukan untuk dapat mencari yang berkualitas. Metode yang pertama adalah dengan mengundang para pelaku praktik cerdas untuk
mengirimkan artikel mengenai inisiatif cerdas yang mereka lakukan di komunitasnya. Inisiatif‐inisiatif cerdas yang teridentifikasi melalui proses ini kemudian diseleksi lebih lanjut oleh tim.
Adapun kriteria yang digunakan dalam proses seleksi artikel maupun scouting adalah:
1. Inovatif. Merupakan inisiatif yang baru atau hasil replikasi dari daerah lain tetapi telah
disesuaikan dengan kondisi setempat.
2. Partisipatif. Setidaknya melibatkan dua pemangku kepentingan tingkat lokal dan berdasarkan
kebutuhan masyarakat.
3. Berlanjut. Kegiatan telah dilakukan setidaknya dua tahun dan masih berlangsung saat ini disertai
rencana untuk dilanjutkan di waktu yang akan datang. Kegiatan juga masih terus berjalan
dengan pendanaan mandiri dari masyarakat.
4. Akuntabel. Kegiatan dapat dipertanggungjawabkan dan transparan bagi seluruh pihak, termasuk
masyarakat, tanpa terkecuali.
5. Berpihak pada masyarakat miskin dan berkeadilan jender. Kegiatan dapat memberi manfaat
kepada masyarakat miskin serta berdampak dan dikerjakan dengan prinsip‐prinsip kesetaraan
gender.
6. Dampak nyata. Ada perubahan positif yang nyata terlihat atau dialami oleh masyarakat penerima manfaat.

kriteria No 1 sd 6 adalahd kriteria yang super bila ditemukan mungkin hanya 1 atau 2 praktik cerdas yang ada dengan 6 kriteria yang sangat inovatif.
Semoga para praktikers bisa terinspirasi sehingga berjuanglah anda tanpa mengaharapkan terpilih sebagai best practice.